Alt text
Malioboro Day

Jumat, 31 Mei 2019, pengunjung di kawasan Malioboro dihibur dengan penampilan-penampilan yang disuguhkan dalam acara “Malioboro Day”. Malioboro Day merupakan sebuah ruang alternatif yang akan menampilkan segala genre musik, baik solo maupun grub. Dengan konsep panggung jalanan yang tersebar di beberapa titik Jalan Malioboro. Malioboro Day menghadirkan beberapa panggung. Selain di Titik Nol km, ada pula penampilan di depan Museum Sonobudoyo, dan di depan Gerbang Kepatihan Malioboro. Rencananya, Malioboro Day akan digelar seminggu sekali. 

Pertunjukan di depan Museum Sonobudoyo dan Gerbang Kepatihan Malioboro dilangsungkan mulai Jumat sore mulai pukul 15.30 WIB. Acara ini menyuguhkan suasana berbeda pada pengunjung yang sedang ngabuburit atau menunggu saat  datangnya buka puasa. Sore itu tampil sejumlah grup dari berbagai genre, di depan Museum Sonobudoyo ada penampilan grup yang mengusung musik rock, Tiger Paw. Ada pula penampilan Dendi Nata dengan musik pop 90-an, dan penampilan dari Luby Coustic. Di depan Gerbang Kepatihan Malioboro tampil Nusa Tuak. Grup ini menampilkan Sasando sebagai alat musik utama. Tampil pula, penampilan perkusi dari D’Caesar.

Di kawasan Titik nol, pertunjukan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Acara dibuka oleh penampilan Mahijadedi, Grup musik hiphop yang lirik lagunya menggunakan Bahasa Jawa. Grup Langit Sore tampil setelahnya. Kemudian Rofa Band tampil sebagai pamungkas pada acara di malam tersebut.