Publikasi

Berikut publikasi yang dilakukan / berkaitan dengan museum Sonobudoyo hingga tahun 2021.

Katalog Pameran: Sonobudoyo, Sejarah dan Identitas Keistimewaan

Museum Negeri Sonobudoyo

2018

Download

Katalog Pameran: Sonobudoyo, Sejarah dan Identitas Keistimewaan

Museum Negeri Sonobudoyo

Pameran temporer Museum Sonobudoyo Yogyakarta menyajikan berbagai koleksi yang dirangkai ke dalam sebuah cerita bertema “Sonobudoyo: Sejarah dan Identitas Keistimewaan”. Pameran temporer ini dilaksanakan pada Bulan November hingga Desember 2018 di Gedung Pameran Temporer Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Katalog pameran ini mengulas berbagai macam sisi penyelenggaraan pameran dari sudut pandang para kurator yang terlibat. Sehingga masyarakat dapat menikmati setiap detail dari pameran dan membawa kesan tersendiri terhadap Museum Negeri Sonobudoyo.  

Lebih Lanjut

Standar Pelayanan UPTD Museum Negeri Sonobudoyo

Museum Negeri Sonobudoyo

2019

Download

Standar Pelayanan UPTD Museum Negeri Sonobudoyo

Museum Negeri Sonobudoyo

Lebih Lanjut

Tetabuhan Nusaraya (Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara) - Pengantar

Museum Negeri Sonobudoyo

2017

Download

Tetabuhan Nusaraya (Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara) - Pengantar

Museum Negeri Sonobudoyo

Katalog Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2017

Lebih Lanjut

Nilai Budaya pada Interior Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Laksmi Kusuma Wardani

2007

Download

Nilai Budaya pada Interior Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Laksmi Kusuma Wardani

Interior Museum Sonobudoya dimanfaatkan untuk kepentingan estetik, pendidikan, pariwisata dan pelestarian nilai budaya. Museum ini merupakan wujud gagasan yang mengabungkan pemikiran rasional arsitek Belanda Thomas H. Karsten dengan nilai-nilai budaya Jawa. Nilai monumental seni dan inovasi teknik pada bangunan ini, merupakan proses menuju pembaharuan, yang memberi karakter khusus Yogyakarta sebagai kota budaya. Pendirian museum ini bukanlah sekadar mengacu pada konsep fungsi, estetika dan teknik saja, melainkan memuat nilai material dan imaterial masyarakat Jawa, sehingga bangunan dan lingkungannya menjadi obyek atau materi yang menyatu dengan koleksi museum.

Lebih Lanjut