alt text

Layanan Manuskrip dan Perpustakaan

Bagi sebagian orang museum identik  dengan benda-benda diam yang  tidak  terjamah. Dingin dan kaku. Tidak memberikan nilai dan informasi. Informasi yang tersedia pun sepertinya sepenggal-penggal, usang atau bahkan sudah sangat  biasa.    

Beberapa kalangan menginginkan informasi yang spesifik terhadap benda  tertentu dan informasi tertentu, seperti mahasiswa, peneliti atau pemerhati. Mereka membutuhkan informasi yang berbeda dari yang disampaikan dalam ruang  pamer. Lebih spesifik dan mendalam.          

Oleh karena itu, Museum Sonobudoyo Yogyakarta menyediakan ruang dan fasilitas untuk mendapatkan informasi tersebut melalui perpustakaan Museum Sonobudoyo. Disana terdapat banyak referensi karya tulis baik tulisan dalam bentuk naskah cetak  maupun manuskrip.

Perpustakaan tersebut berisi majalah, koran, buku, laporan, dan berbagai naskah lain. Naskah Manuskrip seperti Babad Tanah Jawa, Babad Diponegoro, juga tersedia di perpustakaan tersebut. Bahkan beberapa naskah dalam bentuk daun lontar.

Naskah cetak maupun manuskrip dalam perpustakaan tidak bisa dipinjamkan atau dibawa pulang. Naskah hanya bisa dibaca ditempat dan digunakan sebagai mana mestinya. Untuk naskah manuskrip sudah didigitalisasi sehingga tidak perlu meminjam fisik buku. Di lantai 2 ruang perpus sudah disediakan bentuk digital dari masing-masing naskah manuskrip yang ditampilkan dalam komputer, sehingga mempermudah pencarian dan pembacaan naskah.

Kamera dan alat elektronik yang bisa untuk memindai diharap tidak digunakan. Karena perpus akan menyediakan fasilitas tersebut. Sedangkan jika ingin mendapatkan kopi naskah bisa menghubungi petugas.

Karena akses yang terbatas, untuk masuk ke perpustakaan harus dengan cara ijin dan memberikan informasi diri dan keperluan di pos satpam depan. Berikan informasi sebenar-benarnya dan jelaskan keperluan atau kepentingan datang ke perpustakaan. Jika anda belum pernah datang atau belum pernah mengetahui, bisa menanyakan pada satpam yang  akan siap  membantu.